Kamis, 15 Juli 2010

SEIRAMA SEMESTA, CITA KITA BERSENANDUNG MERDU

sayang, kemarilah...
bawa tatapmu yang penuh tanya itu
yang bagaikan meteorit melintas serampangan dibenak kita
dicelah-celah asteroid menggumpalkan ragu

sayang,
kita sudah sepakat mendefinisikan ini bukan sekedar gejolak jiwa dua jenis anak manusia
bukan pula angkara yang semata mencari pelampiasan
bukan itu, bukan keduanya...

sayang,
ini demi rencana besar kita
untuk generasi kita kelak
sekarang kita beredar menjejaki titik-titik orbitasi gemintang sang pemantul terang
meski mungkin kan terasa begitu terjal
mungkin pula perihnya teramat menyakitkan

sayang,
eratkanlah genggaman kita
se-erat nebula memeluk andromeda
eratkan saat kita kan melewati waktu menembus ruang
pada rentang yaum yang akan dibayar
hingga bisa sampai ke ufuk semesta
tempat kita meningkahkan semua lagu

sayang,
sekarang singkirkan bimbang dibinar matamu
lalu, marilah kita mulai berlaku

Bandung, 15 Juli 2010 22:06

Sebuah Prasasti untuk Rencana Besar